Kerja Sama Krona dan Benhauer Ltd: Marketing Automation Tools

Kerja sama partnership antara Krona Digital Marketing Agency dengan SalesManago Marketing Automation Tool.

 

 

laptop-noplay(1)

 

 

Krona Indonesia digital marketing agency telah bekerja sama (partnership) dengan Benhauer Ltd. untuk memperkenalkan dan menawarkan implementasi marketing automation tools nomor 1 di Eropa SalesManago kepada berbagai perusahaan dan brand di Indonesia. Kerja sama atau partnership ini secara resmi berlangsung sejak April 2016 dan diharapkan mampu menawarkan pelayanan digital marketing yang lebih baik untuk dunia bisnis di Indonesia dan tidak kalah bersaing dengan perusahaan-perusahaan global yang telah mengadopsi marketing automation dalam digital marketing strategy mereka.

 

Digital marketing merupakan ranah atau disiplin yang terbilang cukup baru, namun memiliki dampak yang sangat luas bagi perkembangan bisnis. Begitu pesatnya perkembangan teknologi yang menawarkan banyak kemudahan-kemudahan dan kesempatan baru setiap waktunya. Belum lama rasanya kita semua disuguhkan dengan seberapa powerfulnya melakukan marketing di media sosial seperti Facebook dan Twitter, atau seberapa canggihnya teknologi Google yang dapat menampilkan iklan-iklan kita di begitu banyak inventori yang dimiliki Google. Sekarang bersiaplah untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi atau dunia digital untuk memaksimalkan aktifitas marketing Anda sebaik-baiknya dengan Marketing Automation.

 

 

Apa itu Marketing Automation?

 

Era digital sangat erat kaitannya dengan kemajuan teknologi. Teknologi sendiri tercipta agar dapat mempermudah kerja manusia. Teknologi juga erat sekali dengan istilah automatic atau otomatis. Nah, di sini lah kata kuncinya, marketing automation adalah sebuah alat / tools yang dapat digunakan untuk membantu Anda melakukan kegiatan digital marketing secara otomatis.

 

Jika Anda merupakan seorang digital marketer tingkat advance, Anda tentu mengetahui betul mengenai kanal-kanal digital yang dapat dimanfaatkan untuk aktifitas marketing. Begitu banyak yang harus Anda kelola secara bersamaan. Ada yang biasa disebut digital asset (owned media) dapat berupa website, microsite, mobile apps, blog contents, atau bahkan sebuah web page saja. Ada juga earned media seperti social media audience (fans / followers) dan email lists subsscriber. Dan ada pula paid media seperti social media ads, ppc ads, dan mobile advertising. Belum lagi Anda harus memikirkan strategi, kreatif dan bahkan analytic.

 

Mungkin Anda dapat memanage semua itu satu per satu secara bersamaan menggunakan platform masing-masing. Nah dengan adanya marketing automation tools ini, Anda dimungkinkan untuk mengelola itu semua hanya dalam satu dashboard.

 

 

Mengelola Hampir Semua Channels Melalui Satu Dashboard

 

Sebagian dari Anda mungkin sudah familiar dengan strategi inbound marketing dan proses CRM atau Customer Relation Management. Dimana ada aktifitas membuat traction untuk menarik perhatian target market, data mining untuk leads generation, kemudian leads scoring hingga ke leads nurturing. Begitu banyak hal yang perlu dilakukan dari mulai membuat traction, membuat landing page, menyusun konten email marketing, menganalisa data untuk menentukan prioritas leads, hingga bersentuhan secara langsung dengan leads atau customers. Jika itu semua dilakukan secara terpisah, waktu dan tenaga Anda akan banyak terbuang. Gunakan satu dashboard marketing automation Sales Manago.

 

Kini Anda dimungkinkan untuk membuat set up flow dari mulai leads datang hingga Anda meningkatkan frekuensi bersentuhan dengan calon customer semua secara otomatis. Lebih canggih lagi, Anda juga dimungkinkan untuk menggunakan leads behavior sebagai trigger langkah selanjutnya secara otomatis.

 

970x90

 

Contoh:

 

Anda perusahaan penjual tas secara online (e-commerce). Anda telah membuat katalog tas-tas produksi perusahaan Anda sebagai traction dan mensetup sebuah page untuk melakukan data mining untuk leads generation. Datanglah seorang visitor A dan memberikan datanya pada Anda saat visitor A hendak mendownload katalog tas Anda. Bukannya membeli, visitor A justru kemudian pergi begitu saja (bounce).

 

Kemudian esok harinya, visitor A sedang membuka Facebook dan melihat iklan yang Anda pasang di Facebook dengan strategi remarketing menggunakan pixel facebook. Masuklah si visitor A ini kembali ke sebuah landing page yang berisikan katalog tas-tas produksi perusahaan Anda. Setelah melihat-lihat, ternyata si visitor A sangat tertarik dengan tas yang berwarna merah dan menghabiskan waktu lebih dari 3 menit hanya untuk melihat-lihat foto tas warna merah tersebut dari berbagai angel dan juga membaca deskripsi lengkapnya. Waktu 3 menit ini tercatat sebagai user behavior yang dapat didefinisikan bahwa visitor A lebih tertarik pada tas warna merah ketimbang tas warna lain.  Maka sebelum dia pergi lagi dan tidak jadi membelinya, setelah 3 menit tersebut sistem secara otomatis akan segera mengirimkan email kepada si visitor A menawarkan bonus dompet jika membeli tas warna merah yang dia sukai itu hari ini juga. Maka si visitor A akan lebih tertarik lagi untuk membeli tas warna merah tersebut.

 

Itu semua dilakukan secara otomatis dari mulai visitor A mendownload katalog tas, hingga email berisikan bonus. Tugas Anda hanya melakukan set up di awal, dan membiarkan sistem marketing automation ini yang bekerja. Dan tidak lupa, email berisikan “terima kasih telah membeli tas warna merah” pun akan dikirimkan secara otomatis setelah visitor A benar-benar membelinya.

 

 

Implementasi Marketing Automation

 

Jika Anda ragu saat melakukan set up marketing automation ini untuk bisnis Anda, biarkan tim kami di Krona membantu Anda. Tim kami akan mendampingi Anda dalam mengimplentasikan marketing automation ini untuk bisnis Anda. Atau bahkan tim kami akan sepenuhnya memanage dari mulai menentukan flow automation hingga kepada optimasi strategi marketing automation tersebut untuk bisnis Anda, sehingga Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Hubungi kami kapan pun untuk mendiskusikan ini.

Indra Jaya About the author

CEO & Founder of Krona Indonesia and Executive Director of Internet Marketing Association (IMA) Indonesia. More than 5 years professional experience in Digtial Marketing, helping brands, companies and entrepreneurs promoting their products or services online.