Title Image

Viral Marketing: Strategi Ngeri-Ngeri Sedap untuk Brand Anda

Viral di media sosial dan di internet adalah hal yang sering kita dengar. Tanpa harus dijelaskan, Anda pasti sudah paham apa maksud dari kata  ‘viral’, bukan? Taukah Anda bahwa bisa saja ada usaha-usaha marketing di balik suatu hal yang viral di ranah digital? Nah, usaha itu lah yang disebut dengan viral marketing

 

Apabila Anda memiliki suatu bisnis, sangat wajar Anda ingin bisnis tersebut dikenali oleh banyak orang. Biasanya hal ini dikenal dengan sebutan ‘brand awareness’ . Di Krona Digtial Marketing Agency sendiri, kebanyakan klien datang untuk mengimplementasikan berbagai cara untuk meningkatkan brand awareness dari bisnis mereka.

 

Dengan viralnya suatu konten yang menyinggung bisnis Anda, tentunya brand awareness anda akan meningkat tinggi. Hal ini menjelaskan mengapa cukup besar jumlah klien kami yang tertarik untuk mengemban strategi ini. Namun, kami selalu menyampaikan bahwa strategi ini membutuhkan banyak pertimbangan.

 

Walaupun jangkauan yang ditawarkan oleh viral marketing menggiurkan, resikonya juga cukup besar. Mengapa demikian? Yuk, kita kenali dan pertimbangkan bersama-sama, apakah viral marketing merupakan jalan yang setimpal untuk Anda jalani.

 

 

Apa Itu Viral Marketing?

 

Secara definisi, sebenarnya viral marketing adalah:

“sebuah jenis promosi yang bergantung pada audiens untuk membuat pesan tentang sebuah produk atau jasa.”

Jadi dapat disimpulkan bahwa sebuah strategi marketing dapat dikatakan “viral” apabila konten Anda sudah di-share oleh publlik luas, bukan hanya target audiens Anda. Apabila strategi Anda berhasil, maka konten Anda akan muncul pada laman media sosial banyak orang.

 

Berbeda dengan strategi marketing berbayar seperti iklan digital, konten viral marketing bersifat organik. Publik akan menyebarkan konten Anda karena mereka merasa bahwa konten tersebut pantas untuk di-share. Baik karena lucu, menyenangkan, informatif, atau bahkan mengundang emosi.

 

Banyak brand atau bisnis yang berusaha untuk melakukan promosi dengan cara ini, namun kenyataannya tak banyak yang bisa mendapatkan jangkauan sebesar yang mereka inginkan. Apabila tidak dilakukan dengan hati-hati strategi ini dapat malah menyerang bisnis Anda.

 

Selain itu, kita juga tidak bisa memprediksikan secara pasti konten seperti apa yang bisa viral, walaupun Ada beberapa faktor yang mungkin bisa menjadi pendukungnya seperti yang dapat kita lihat dalam video berikut:

 

 

Kenapa Viral Marketing Bisa Berbahaya?

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, banyak yang mencoba untuk menjalankan viral marketing,  namun belum menyadari bahwa strategi ini memiliki efek yang dapat malah membahayakan bisnis Anda. Hal ini dapat terjadi karena dua hal:

 

Bisnis Anda Belum Siap untuk Mendapatkan Paparan Yang Luas

 

Hal ini bisa kita ibratkan dengan seorang yang akan pidato, namun belum selesai menghafalkan naskah nya. Dia harus naik ke panggung dimana dia diperhatikan oleh banyak orang, padahal dia masih terbata-bata dan tidak lancar dalam berbicara. Tentunya penonton akan menganggapnya tidak kredibel, sehingga pesan yang ia sampaikan pada akhirnya tidak sampai dan reputasinya juga menurun.

 

Sama halnya dengan suatu bisnis belum yang ‘matang’ atau direncanakan dengan baik. Saat bisnis tersebut tiba-tiba mendapatkan perhatian yang begitu luas dari berbagai kalangan yang memiliki kebutuhan dan presepsi yang berbeda-beda, tentunya akan banyak pendapat yang muncul.

 

Hal yang dapat Anda lakukan adalah berusaha untuk meminimalisir pendapat negatif yang mungkin muncul dengan cara memastikan bahwa bisnis Anda sudah siap untuk diekspos ke publik

 

Pesan Yang Disampaikan Rancu

 

Salah satu tantangan yang sering kali ditemukan untuk melakukan strategi viral marketing adalah membuat konten yang cukup menarik sehingga publilk mau untuk menyebarkannya secara sukarela.

 

Ada baiknya Anda merencanakan pesan yang ingin Anda sampaikan secara komprehensif. Apabila konten yang Anda promosikan dapat disebarkan secara mudah, konten tersebut akan lebih cepat viral. Karenanya, pastikan informasi yang terdapat dalam konten itu jelas dan koheren.

 

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimalkan pesan dari konten yang ingin Anda promosikan dengan strategi viral markeitng.

  • Bicarakan hal yang sedang naik daun dan sedang mendapatkan banyak perhatian publik
  • Menggunakan bahasa yang berani dan kuat, namun jangan lupa tetap mempertimbangkan resiko yang mungkin terjadi

 

Cara Menghindari Bahaya Viral Marketing

viral marketing

 

Sekarang kita mengenali apa itu viral marketing dan hal apa yang dapat menyebabkan strategi tersebut mungkin tidak tepat untuk bisnis Anda. Bagaimana apakah Anda masih ingin untuk mencoba strategi ini? Apabila jawabanyya adalah ‘ya’ maka kami memiliki beberapa tips untuk Anda agar usaha Anda untuk menjadi viral memiliki resiko yang minim.

 

Pastikan konten yang ingin Anda promosikan tetap memiliki kesesuaian dengan bisnis Anda

 

dengan cara ini target audiens Anda lah yang akan terpapar dengan konten Anda terlebih dahulu. Karena bis Anda relevan denga nkebutuhan mereka, maka mereka akan memiliki urgensi yang lebih tinggi untuk menyebarkan konten Anda.

 

Singkat, padat, dan jelas

 

menurut Forbes, 55% orang yang mengakses informasi melalui media sosial hanya mau meluankan maksimal 15 detik untuk membaca sebuah konten. Apabila anda ingin viral dan mengurangi resiko kegagalan gunakan kata-kata yang jelas, namun tetap menarik dan eyecatching.

 

Periksa tanggapan publik secara berkala

 

Periksa terus bagaimana respon audiens terhadap konten yang ingin and promosikan. Seringkali konten yang viral dapat mempengaruhi perasaan orang yang melihatnya.

 

Anda harus memastikan bahwa perasaan yang ditimbulkan bukanla perasaan yang negatif, dan bahwa pesan yang Anda ingin sampaikan tidak diterima dengan salah sehingga menimbulkan miskomunikasi.

 

Dengan cara ini, apabila terhadi hal-hal yang tidak diinginkan Anda dapat membuat tidakan dengan cetpat

 

Lakukan strategi marketing lainnya

Jangan jadikan viral marketing sebagai satu-satunya strategi promosi Anda. Walaupun jika berhasil dampak yang diberikan cukup luar biasa, apabila Anda memiliki strategi lainnya, tentunya akan jauh lebih baik.

 

 

Annisa Shafira About the author

Annisa is a Public Relations graduate from Universitas Padjadjaran and a self-proclaimed avid diarist. Her interest in writing sparked when she was a Journalist Intern in DetikCom, since then she has been passionately pouring her thoughts into writings.

No Comments

Post a Comment