Title Image
apa itu market research

Apa Itu Market Research dan Mengapa Penting untuk Bisnis?

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, memahami market bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Banyak bisnis gagal bukan karena produknya buruk, tetapi karena tidak benar-benar memahami siapa target market mereka. 

Di sinilah market research memegang peran krusial sebagai fondasi strategi bisnis yang berkelanjutan.

Apa Itu Market Research dan Mengapa Penting untuk Bisnis?

Market research adalah proses pengumpulan, analisis, dan interpretasi data mengenai pasar, konsumen, kompetitor, dan industri. Tujuannya adalah membantu bisnis mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi.

Menurut CEO & Founder Krona, Indra Jaya, tanpa market research, bisnis ibarat berjalan dalam kegelapan. Dengan market research, bisnis mampu membaca peluang, risiko, dan potensi pertumbuhan secara lebih akurat.

Mengapa Banyak Bisnis Gagal Karena Tidak Memahami Market?

Banyak bisnis gagal karena tidak memahami market secara nyata, melainkan hanya berdasarkan asumsi internal. Berikut penjelasan terstrukturnya:

 

1. Karena Mengandalkan Asumsi, Bukan Data

 

Banyak pemilik bisnis merasa sudah “paham konsumen” tanpa melakukan market research. Akibatnya, keputusan produk, harga, dan strategi pemasaran dibuat berdasarkan opini pribadi, bukan kebutuhan pasar yang sebenarnya. 

Masalahnya: market tidak bereaksi terhadap asumsi, tetapi terhadap value yang relevan.

 

2. Karena Salah Menentukan Target Market

 

Tanpa pemahaman market yang jelas, bisnis sering menargetkan audiens yang terlalu luas atau justru salah segmen. Produk akhirnya:

  • Tidak relevan
  • Sulit dikomunikasikan
  • Tidak memiliki urgensi untuk dibeli

Market yang tepat jauh lebih penting daripada market yang besar.

 

3. Karena Produk Tidak Menjawab Masalah Nyata

 

Banyak bisnis fokus pada fitur, bukan problem konsumen. Tanpa riset market, bisnis tidak tahu:

  • Masalah utama konsumen
  • Tingkat urgensi masalah tersebut
  • Apakah konsumen bersedia membayar solusinya

Produk yang “keren” tapi tidak dibutuhkan hampir pasti gagal.

 

4. Karena Harga Tidak Sesuai Daya Beli Market

 

Kesalahan umum lainnya adalah menetapkan harga berdasarkan biaya internal atau ekspektasi profit, bukan berdasarkan persepsi nilai di mata market.
Akibatnya:

  • Terlalu mahal → tidak laku
  • Terlalu murah → tidak dipercaya atau rugi

Pemahaman market membantu menemukan price–value fit.

 

5. Karena Strategi Marketing Tidak Tepat Sasaran

 

Tanpa insight market, bisnis sering:

  • Salah memilih channel pemasaran
  • Menggunakan pesan yang tidak relevan
  • Menghabiskan budget tanpa konversi

Marketing yang efektif selalu dimulai dari pemahaman market, bukan sebaliknya.

 

6. Karena Tidak Menyadari Perubahan Market

 

Market terus berubah perilaku konsumen, teknologi, hingga kompetitor. Bisnis yang tidak melakukan riset berkelanjutan sering terlambat beradaptasi dan akhirnya tertinggal.

Bukan market yang kejam, tapi bisnis yang tidak mau membaca market.

Bagaimana Market Research Membantu Mengenali Target Konsumen?

Market research membantu bisnis mengenali target konsumen secara akurat dengan mengandalkan data, bukan asumsi. Berikut penjelasannya secara sistematis.

 

1. Mengidentifikasi Siapa Target Konsumen Sebenarnya

 

Melalui market research, bisnis dapat mengetahui profil konsumen secara jelas, mulai dari usia, lokasi, pekerjaan, hingga tingkat pendapatan. Data ini membantu bisnis menentukan siapa yang paling membutuhkan produk atau layanan yang ditawarkan.

Dengan target yang tepat, strategi bisnis menjadi lebih fokus dan efisien.

 

2. Memahami Masalah dan Kebutuhan Konsumen

 

Market research menggali masalah nyata yang dihadapi konsumen dalam kehidupan atau aktivitas bisnis mereka. Dari sini, perusahaan dapat memahami kebutuhan utama, pain point, dan ekspektasi konsumen terhadap sebuah solusi.

Produk yang dibangun berdasarkan kebutuhan nyata memiliki peluang konversi yang jauh lebih tinggi.

 

3. Menganalisis Perilaku dan Kebiasaan Konsumen

 

Riset pasar membantu memahami bagaimana konsumen berpikir dan bertindak, seperti cara mereka mencari informasi, faktor yang memengaruhi keputusan membeli, serta waktu dan tempat mereka melakukan transaksi.

Insight ini sangat penting untuk menentukan strategi komunikasi dan channel pemasaran yang paling efektif.

 

4. Mengetahui Preferensi dan Motivasi Pembelian

 

Setiap konsumen memiliki alasan berbeda dalam membeli suatu produk. Market research membantu mengungkap preferensi konsumen, mulai dari harga, kualitas, kemudahan, hingga nilai emosional yang mereka cari.

Dengan memahami motivasi ini, pesan pemasaran dapat disesuaikan agar lebih relevan dan persuasif.

 

5. Membantu Segmentasi Konsumen yang Lebih Tepat

 

Market research memungkinkan bisnis membagi konsumen ke dalam segmen yang lebih spesifik berdasarkan kebutuhan, perilaku, atau karakteristik tertentu. Segmentasi yang tepat memudahkan personalisasi produk dan strategi pemasaran.

Semakin spesifik segmentasi, semakin besar peluang keberhasilan.

 

6. Memvalidasi Potensi Pasar Sebelum Mengambil Keputusan

 

Sebelum meluncurkan produk atau kampanye, market research membantu memvalidasi apakah target konsumen benar-benar ada dan memiliki minat terhadap penawaran yang dibuat.

Apa Hubungan Market Research dengan Strategi Marketing yang Efektif?

 

Strategi marketing yang efektif selalu berangkat dari insight market. Market research membantu menjawab pertanyaan penting seperti:

  • Konten apa yang relevan bagi audiens?
  • Platform apa yang paling sering mereka gunakan?
  • Pesan apa yang paling mendorong konversi?

Tanpa riset, marketing hanya menjadi aktivitas trial and error yang boros biaya.

Bagaimana Market Research Membantu Mengalahkan Kompetitor?

Market research tidak hanya fokus pada konsumen, tetapi juga pada kompetitor. Bisnis dapat menganalisis:

  • Kekuatan dan kelemahan kompetitor
  • Positioning yang mereka gunakan
  • Celah market yang belum dimanfaatkan

Insight ini memungkinkan bisnis menciptakan diferensiasi yang lebih kuat dan relevan.

Kapan Market Research Sebaiknya Dilakukan?

Market research tidak hanya dilakukan saat awal bisnis. Idealnya, riset dilakukan secara berkala, terutama ketika:

  • Akan meluncurkan produk atau layanan baru
  • Memasuki market atau segmen baru
  • Mengalami penurunan penjualan
  • Menyusun strategi jangka panjang

Market bersifat dinamis, sehingga pemahaman market juga harus terus diperbarui.

Apa Jenis Market Research yang Paling Umum Digunakan?

Beberapa jenis market research yang umum digunakan antara lain:

  • Riset kuantitatif: survei, polling, data statistik
  • Riset kualitatif: wawancara, focus group discussion
  • Riset kompetitor: analisis produk, harga, positioning
  • Riset perilaku konsumen: customer journey dan buying behavior

Kombinasi beberapa metode biasanya memberikan hasil paling optimal.

Bagaimana Market Research Membantu Pengambilan Keputusan Bisnis?

 

Keputusan berbasis data selalu lebih kuat dibanding intuisi semata. Market research membantu bisnis:

  • Mengurangi risiko kegagalan
  • Mengalokasikan anggaran dengan lebih efisien
  • Menentukan prioritas strategi yang paling berdampak

Dengan market research, setiap keputusan memiliki dasar yang jelas dan terukur.

Apakah Market Research Hanya Penting untuk Perusahaan Besar?

Tidak. Justru UMKM dan startup sangat membutuhkan market research agar tidak salah langkah sejak awal. Dengan skala riset yang disesuaikan, bisnis kecil tetap bisa mendapatkan insight berharga tanpa biaya besar.

 

Market research bukan soal besar kecilnya bisnis, tetapi soal ketepatan arah.

Mengapa Market Research Menjadi Fondasi Bisnis Modern?

Menurut Krona, memahami market melalui market research adalah investasi jangka panjang bagi keberlangsungan bisnis. Di era data-driven seperti sekarang, bisnis yang bertahan adalah bisnis yang mampu membaca market dengan cermat dan bertindak berdasarkan insight, bukan asumsi.

Menurut laporan ESOMAR Global Market Research Report 2024, sekitar 73% perusahaan besar melaporkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan setelah menerapkan praktik riset pasar yang terstruktur dan berkelanjutan

Dengan market research yang tepat, bisnis tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh secara strategis dan berkelanjutan.

 

Referensi:

https://www.sba.gov/business-guide/plan-your-business/market-research-competitive-analysis

https://www.investopedia.com/terms/m/market-research.asp

Dik Dik Fahruddin About the author

Dik Dik Fahruddin adalah Chief Digital Marketing Officer & Founder Krona Digital Jaya Inti, dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di SEO, Ads dan channel digital marketing lainnya untuk berbagai big brand dan corporate seperti Honda, Chubb, Mandiri Sekuritas, PGN PLI, PAMA Persada dan lain-lain.